Konversi Desimal to Octal


Script PHP untuk konversi bilangan decimal menjadi bentuk bilangan oktal.

Karena saya sudah memberikan sedikit informasi mengenai script konversi bilangan desimal ke heksa, tidak lengkap jika belum konversi desimal ke oktal. Nah, untuk melengkapinya saya akan memberikan sedikit atau istilahnya berbagi sedikit mengenai script konversi bilangan desimal menjadi bilangan oktal menggunakan PHP.

Yak,, ini dia scriptnya.... :)

<!--
To change this template, choose Tools | Templates
and open the template in the editor.
-->
<!DOCTYPE html>
<?php
if (isset($_POST['decimal'])){          //apakah data ter-submit?
    $decimal = $_POST['decimal'];
    $original = $_POST['decimal'];
    $octal = '';
    if (preg_match('/[^0-9]/',$decimal)){       //memastikan inputan adalah angka
      die("Maaf, Inputan salah... Tolong input angka!");
    }
    else {
        while($decimal > 0){          
            $result=$decimal%8;
            switch($result){     //dikonversi ke octal
        case 0: $octal.="0"; break;
        case 1: $octal.="1"; break;
        case 2: $octal.="2"; break;
        case 3: $octal.="3"; break;
        case 4: $octal.="4"; break;
        case 5: $octal.="5"; break;
        case 6: $octal.="6"; break;
        case 7: $octal.="7";
        default:break;
        }
            if($decimal/8==0) {        // kalo sisanya nol
            $sisa=($decimal%8);
            $decimal = $sisa;
            }
            else{
            $sisa=($decimal/8);
            $decimal=$sisa%8;
            }
        }
        $result = strrev($octal);      //hasile dibalik
        echo "Bilangan $original (desimal) dalam oktal adalah $result.
        <a href='konversi_inputan_ke_oktal.php'> Back </a> to the script";      //hasil
    }
}
else {
?>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title></title>
    </head>
    <body>
    <form action="<?php echo $_SERVER ['PHP_SELF']; ?>"
          method="POST">
        <h3> Masukkan bilangan Desimal disini (cepat!!): </h3>
        <input type="Text" size="50" name="decimal">
        <input type="submit" value="Konversi ke Oktal!">
    </form>
        <?php
        echo $_SERVER['PHP_SELF'];
        ?>
    </body>
</html>
<?php
}
?>

Setelah itu, buka XAMPP untuk mengaktifkan Apache. Lalu kembali ke Netbeans, pastikan set configurationnya dalam keadaan default. Lalu tekan Shitf+F6 untuk melihat hasilnya. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini. 


Masukkan angka untuk inputan, lalu konversikan,,, :)



Yakk,, itu adalah cara/script untuk konversi bilangan desimal ke dalam bentuk bilangan oktal. 
Apabila terdapat kekurangan, harap dimaklumi ya... Sama-sama belajarnya kita..... :)

Terima kasih.....

Read More...

Konversi Desimal to Heksa


Script PHP untuk konversi bilangan decimal menjadi bentuk bilangan heksa.

Dalam dunia informatika terutama untuk programmer, terdapat beberapa bentuk bilangan yaitu bilangan decimal, bilangan biner, bilangan heksa dan bilangan octal. Perubahan bilangan dari suatu bilangan ke bentuk bilangan yang lain disebut konversi bilangan. Untuk melakukan konversi, biasanya dilakukan dengan penghitungan manual maupun langsung dilakukan oleh kalkulator khususnya kalkulator programmer. Programmer dalam hal ini merupakan desktop programmer, namun saat ini saya akan memberikan sedikit informasi cara/script tentang konversi bilangan menggunakan PHP. Hal ini merupakan hal yang dilakukan oleh web programmer.

Langkah-langkah untuk melakukannya yang pertama kali adalah buka NetBeans anda dan buat New PHP Web Page. Setelah itu isikan script seperti di bawah ini.
-      
<!--
To change this template, choose Tools | Templates
and open the template in the editor.
-->
<!DOCTYPE html>
<?php
if (isset($_POST['decimal'])){          //apakah data ter-submit?
    $decimal = $_POST['decimal'];
    $original = $_POST['decimal'];
    $hex = '';
    //$iterasi = 0;
    if (preg_match('/[^0-9]/',$decimal)){       //memastikan inputan adalah angka
      die("Maaf, Inputan salah...");
    }
    else {
        while($decimal > 0){          
            $result=$decimal%16;
            switch($result){     //dikonversi ke hexa
        case 0: $hex.="0"; break;
        case 1: $hex.="1"; break;
        case 2: $hex.="2"; break;
        case 3: $hex.="3"; break;
        case 4: $hex.="4"; break;
        case 5: $hex.="5"; break;
        case 6: $hex.="6"; break;
        case 7: $hex.="7"; break;
        case 8: $hex.="8"; break;
        case 9: $hex.="9"; break;
        case 10: $hex.="A"; break;
        case 11: $hex.="B"; break;
        case 12: $hex.="C"; break;
        case 13: $hex.="D"; break;
        case 14: $hex.="E"; break;
        case 15: $hex.="F";
        default:break;
        }
            if($decimal/16==0) {        // kalo sisanya nol
            $sisa=($decimal%16);
            $decimal = $sisa;
            }
            else{
            $sisa=($decimal/16);
            $decimal=$sisa%16;
            }
        }
        $result = strrev($hex);      //hasile dibalik
        echo "Bilangan $original (desimal) dalam heksa adalah $result.
        <a href='konversi_inputan_ke_hexa.php'> Back </a> to the script";      //hasil
    }
}
else {
?>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title></title>
    </head>
    <body>
    <form action="<?php echo $_SERVER ['PHP_SELF']; ?>"
          method="POST">
        <h3> Masukkan bilangan Desimal disini (cepat!!): </h3>
        <input type="Text" size="50" name="decimal">
        <input type="submit" value="Konversi ke Hexa!">
    </form>

        <?php
        echo $_SERVER['PHP_SELF'];
        ?>
    </body>
</html>
<?php
}
?>

Setelah itu, buka XAMPP untuk mengaktifkan Apache. Lalu kembali ke Netbeans, pastikan set configurationnya dalam keadaan default. Lalu tekan Shitf+F6 untuk melihat hasilnya. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.



Masukkan angka pada kotak inputan. Lalu konversikan! J



ya itu contoh sebagian dari konversi desimal ke heksa, apabila masih ada kekurangan harap dimaklumi. Namanya juga sama-sama belajar... :)

TERIMA KASIH...
Read More...

Sejarah PHP...



Sejarah PHP

Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web. Terkandung didalamnya sebuah parser engine (mesin pengurai) yang sangat disederhanakan, yang hanya mampu mengolah macro khusus dan beberapa utilitas yang sering digunakan pada pembuatan home page,seperti buku tamu, pencacah, dan hal semacamnya. Parser tersebut ditulis ulang pada pertengahan 1995 dan dinamakan PHP/FI Version 2. FI(Form Interprenter) sendiri berasal dari kode lain yang ditulis juga oleh Rasmus, yang menterjemahkan HTML dari data. Ia menggabungkan script Personal Home Page Tools dengan Form Interprenter dan menambahkan dukungan terhadap server database yang menggunakan format mSQL sehingga lahirlah PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing. Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
Sulit memberikan data statistic yang akurat, namun diperkirakan pada akhir 1996 PHP/FI sudah digunakan sedikitnya pada 15.000 situs web di seluruh dunia. Pada pertengahan 1997, angka tersebut berubah menjadi 50.000. Pada saat itu juga terdapat perubahan di dalam pengembangan PHP. PHP berubah dari proyek pribadi Rasmus menjadi sebuah tim yang lebih terorganisasi. Parsernya ditulis ulang dari bentuk rancangan awal oleh Zeev Suraski dan Andi Gutmans, dan parser baru ini adalah sebagai dasar PHP Version 3. Banyak kode utilitas yang berasal dari PHP/FI diport ke PHP3, dan banyak diantaranya sudah selesai ditulis ulang secara lengkap. Pada pertengahan 1998, baik PHP/FI maupun PHP3 dikemas bersama dengan produk-produk komersial seperti server web StrongHold buatan C2 dan Linux RedHat, dan menurut survei yang dilakukan oleh NetCraft, kemungkinan PHP digunakan pada lebih dari 150.000 situs web di seluruh dunia. Sebagai pembanding, angka tersebut lebih banyak daripada pengguna server web Enterprise server buatan netscape di Internet .

(source: Wikipedia)
Read More...

What is meant by ATTITUDE??


Attitude
Attitudes are generally positive or negative views of a person, place, thing, or event— this is often referred to as the attitude object. People can also be conflicted or ambivalent toward an object, meaning that they simultaneously possess both positive and negative attitudes toward the item in question.
An attitude can be defined as a positive or negative evaluation of people, objects, event, activities, ideas, or just about anything in your environment (Zimbardo et al., 1999) In the opinion of Bain (1927), an attitude is "the relatively stable overt behavior of a person which affects his status." "Attitudes which are different to a group are thus social attitudes or `values' in the Thomasonian sense. The attitude is the status-fixing behavior. This differentiates it from habit and vegetative processes as such, and totally ignores the hypothetical 'subjective states' which have formerly been emphasized.It is how one judges any person,situation or object. North (1932) has defined attitude as "the totality of those states that lead to or point toward some particular activity of the organism. The attitude is, therefore, the dynamic element in human behavior, the motive for activity." For Lumley (1928) an attitude is "a susceptibility to certain kinds of stimuli and readiness to respond repeatedly in a given way—which are possible toward our world and the parts of it which impinge upon us."
Attitudes can be changed through persuasion and we should understand attitude change as a response to communication. Experimental research into the factors that can affect the persuasiveness of a message include
  1. Target Characteristics: These are characteristics that refer to the person who receives and processes a message. One such trait is intelligence - it seems that more intelligent people are less easily persuaded by one-sided messages. Another variable that has been studied in this category is self-esteem. Although it is sometimes thought that those higher in self-esteem are less easily persuaded, there is some evidence that the relationship between self-esteem and persuasibility is actually curvilinear, with people of moderate self-esteem being more easily persuaded than both those of high and low self-esteem levels (Rhodes & Woods, 1992). The mind frame and mood of the target also plays a role in this process.
  2. Source Characteristics: The major source characteristics are expertise, trustworthiness and interpersonal attraction or attractiveness. The credibility of a perceived message has been found to be a key variable here; if one reads a report about health and believes it came from a professional medical journal, one may be more easily persuaded than if one believes it is from a popular newspaper. Some psychologists have debated whether this is a long-lasting effect and Hovland and Weiss (1951) found the effect of telling people that a message came from a credible source disappeared after several weeks (the so-called "sleeper effect"). Whether there is a sleeper effect is controversial. Perceived wisdom is that if people are informed of the source of a message before hearing it, there is less likelihood of a sleeper effect than if they are told a message and then told its source.
  3. Message Characteristics: The nature of the message plays a role in persuasion. Sometimes presenting both sides of a story is useful to help change attitudes. When people are not motivated to process the message, simply the number of arguments presented in a persuasive message will influence attitude change, such that a greater number of arguments will produce greater attitude change.
  4. Cognitive Routes: A message can appeal to an individual's cognitive evaluation to help change an attitude. In the central route to persuasion the individual is presented with the data and motivated to evaluate the data and arrive at an attitude changing conclusion. In the peripheral route to attitude change, the individual is encouraged to not look at the content but at the source. This is commonly seen in modern advertisements that feature celebrities. In some cases, physician, doctors or experts are used. In other cases film stars are used for their attractiveness.
Those all some factors that influenced our attitude. J
(reference : Wikipedia)
Read More...

Attitude is Everything


Attitude is a little thing, but can make big differences. – Sikap adalah suatu hal kecil, tetapi dapat menciptakan perbedaan yang besar.

Sikap berperan sangat penting terhadap kesuksesan atau kebahagiaan seseorang. Sejumlah ilmuwan dari universitas terkemuka di dunia mengungkapkan bahwa manusia dapat menggali potensinya secara lebih mendalam dan luas dengan sikap yang positif. Berdasarkan hasil penelitian terhadap ribuan orang-orang yang sukses dan terpelajar, berhasil disimpulkan bahwa 85% kesuksesan dari tiap-tiap individu dipengaruhi oleh sikap. Sedangkan kemampuan atau technical expertise hanya berperan pada 15% sisanya.

Ada sebuah kata-kata bijak yang menyebutkan, “Your attitude not aptitude determine your altitude – Sikap Anda bukanlah bakat atau kecerdasan, tetapi menentukan tingkat kesuksesan Anda. ”Attitude setiap manusia dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor spiritual atau kemampuan untuk bersyukur, aspirasi atau kemampuan menciptakan impian dan kekuatan atau semangat dalam diri manusia itu sendiri sangat mempengaruhi sikap seseorang. Faktor-faktor tersebut memberikan kontrol terhadap sikap seseorang dalam memilih respon terbaik atas kejadian-kejadian yang dialami.

Kekuatan spiritual berpegaruh terhadap kemampuan seseorang dalam melihat sisi positif dari setiap kejadian. Kekuatan keimanan menjadikan seseorang akan mampu mengartikan semua fenomena hidup ini sebagai pelajaran berharga, yang dapat membangkitkan nilai lebih dalam diri. Contohnya saja Helen Keller, meskipun kehilangan fungsi indra pendengaran dan penglihatan sejak usia 19 bulan, ia masih selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Aku berterima kasih kepada Tuhan atas segala cacatku. Karena cacat yang kuderita, aku berhasil menemukan diriku sendiri, pekerjaanku dan Tuhanku,” kata sarjana lulusan Harvard University di Amerika itu. Dengan kekuatan keimanan ia dapat melakukan fungsinya sebagai umat manusia secara optimal, yakni sebagai seorang penulis karya sastra dan guru bagi orang-orang buta dan tuli.

Selain itu, kekuatan spiritual merupakan kontrol yang sangat efisien terhadap sikap seseorang. Sehingga orang itu tetap memiliki tekad yang kuat untuk berusaha dengan cara-cara yang positif tanpa kenal putus asa. Kekuatan spiritual mengarahkan sikap seseorang dan pikirannya kepada hal-hal yang positif, tidak dihantui oleh rasa tidak percaya diri, malas, dan sikap negatif lainnya.

Sikap juga dipengaruhi impian. Seseorang yang selalu dapat memperbarui
impian akan cenderung bersikap berani, rajin, percaya diri atau bersikap
lebih positif. Impian yang besar akan menjadikan seseorang berusaha
mengadaptasikan sikap mereka menjadi penuh tenggang rasa, jujur, hormat,
tegas, insiatif, berjiwa besar dan lain sebagainya. Orang yang mempunyai
impian akan selalu dapat mengendalikan sikap dengan pikirannya.
Oleh sebab itu, letakkan satu standar yang lebih tinggi, sehingga potensi
diri kita dapat ditingkatkan. William Faulkner, seorang novelis peraih
hadiah nobel, mengatakan, “Impikan dan bidiklah selalu lebih tinggi
daripada yang Anda sanggupi. Janganlah hanya bercita-cita lebih baik
daripada pendahulu atau sesama Anda. Cobalah menjadi lebih baik daripada
diri sendiri
.” Artinya, kita senantiasa memerlukan impian sebagai kontrol
terhadap sikap dan mencapai kemajuan hidup yang berarti.

Selain impian, ada satu hal yang penting disini yaitu antusiasme. Kata itu
berasal dari bahasa Yunani, yaitu en theos artinya God in you – Tuhan
bersamamu. Disaat kita sedang bersemangat, pada saat itulah Tuhan
senantiasa mendampingi kita. Dengan semangat itulah manusia menciptakan
impian yang lebih besar, berusaha memperoleh kemajuan-kemajuan serta
mencapai sukses. Elbert Hubbart pun menegaskan, “Nothing great has ever
been accomplished without enthusiasm. – Tidak ada satupun kemajuan
menakjubkan untuk diraih tanpa antusiasme.
”

Semangat dapat terus ditingkatkan dengan mengisi setiap detik waktu kita
dengan kebiasaan-kebiasaan yang konstruktif. Kebiasaan-kebiasaan positif
itu diantaranya mendengar, membaca, berbicara dan bergaul dengan orang
yang positif. Jika seseorang dapat mempertahankan dan meningkatkan
semangat hidup dalam dirinya, maka sikapnya menjadi lebih terarah hingga
dapat menikmati hal-hal yang benar-benar menakjubkan di dunia ini.
Sikap yang benar-benar didasari oleh faktor-faktor spiritual, impian dan
antusiasme yang kuat pada kenyataannya selalu positif. Sikap positif itu
sendiri sangat mempengaruhi seseorang untuk dapat mengekplorasi seluruh
potensi diri dan meraih kesuksesan maupun kebahagiaan. Sikap ternyata yang
terpenting bagi kemajuan atau kebahagiaan Anda saat ini dan di masa-masa
yang akan datang. Oleh sebab itu dikatakan bahwa sikap adalah
segala-galanya – Attitude is Everything.
Read More...

PHP...??


Apa itu PHP

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis dan dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS. PHP juga merupakan singkatan dari Personal Home Page Tools, adalah sebuah bahasa scripting yang dibundel dengan HTML, yang dijalankan disisi server. Sebagian besar perintahnya berasal dari C, Java dan Perl dengan beberapa tambahan fungsi khusus PHP. Bahasa ini memungkinkan para pembuat aplikasi web menyajikan halaman HTML dinamis dan interaktif dengan cepat dan mudah, yang dihasilkan server. PHP juga dimaksudkan untuk mengganti teknologi lama seperti CGI (Common Gateway Interface). PHP bisa berinteraksi dengan hampir semua teknologi web yang sudah ada. Developer bisa menulis sebuah program PHP yang mengeksekusi suatu program CGI di server web lain. Fleksibilitas ini amat bermanfaat bagi pemilik situs-situs web yang besar dan sibuk, karena pemilik masih bisa mempergunakan aplikasi-aplikasi yang sudah terlanjur dibuat di masa lalu dengan CGI, ISAP, atau dengan script seperti Perl, Awk atau Python selama proses migrasi ke aplikasi baru yang dibuat dengan PHP. Ini mempermudah dan memperluas peralihan antara teknologi lama dan teknologi baru.

PHP memiliki 8 (delapan) tipe data yaitu :
  1. Integer
  2. Double
  3. Boolean
  4. String
  5. Object
  6. Array
  7. Null
  8. Nill
  9. Resource
                                                                                    (source: Wikipedia)
Read More...

Sejarah Perkembangan Java


Sejarah JAVA

Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.

Awalnya mereka ingin membuat suatu bahasa komputer yang dapat digunakan oleh TV kabel (Cable TV Box) yang memiliki memori kecil dan setiap perusahaan memiliki tipe yang berbeda. Untuk mengaplikasikan hal tersebut mereka menggunakan hal yang pernah dicoba oleh bahasa UCSD Pascal, yaitu mendesain sebuah bahasa yang portable yang menghasilkan kode intermediate. Kode intermediate ini kemudian dapat digunakan pada banyak komputer yang interpreternya telah disesuaikan. Sebelumnya Niclaus Wirth telah membuat sebuah bahasa yang portable yang akan digunakan dalam mesin bayangan (selanjutnya ini disebut sebagai Virtual Mesin) namun saat itu belum diumumkan. Akhirnya tim green menggunakan ide ini dan akhirnya mereka menciptakan Java Virtual Mesin. Vitual mesin inilah yang membuat java dapat dijalankan di berbagai platform.
Karena orang-orang Sun memiliki latar belakang sebagai pemakai unix sehingga mereka lebih menggunakan C++ sebagai basis bahasa pemrograman mereka, maka mereka secara khusus mengembangkan bahasa yang berorientasi objek bukan berorientasi prosedur. Seperti yang dikatakan Gosling,”Secara keseluruhan, bahasa hanyalah sarana, bukan merupakan tujuan akhir.”

Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).

Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto. Perusahaan baru ini bertambah maju, jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer. Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Akhirnya dibuatlah suatu browser oleh Patrick Naughton dan Jonathan Payne. Browser itu diberi nama Hot Java. Browser ini dibuat dengan menggunakan bahasa java untuk menunjukkan kemapuan dari java, yakni mampu menjalankan script Applet sehingga browser dapat menjalankan kode program di dalam browser dalam SunWorld ’95.
Inilah bukti dari teknologi itu yang ditunjukkan java pada tanggal 25 mei 1995.
Sejak saat itu browser java memberikan lisensinya kepada browser lain untuk bisa menjalankan Applet dan pada tahun 1996 diberikan pada Internet Explorer. Karena keunikannya dan kelebihannaya, teknologi Java mulai menarik banyak vendor seperti IBM, Symantec, Inprise, dll. Akhirnya pada tahun 1996 muncul JDK 1.1 kemudian JDK 1.2, yang mulai disebut sebagai versi Java2 karena banyak mengandung peningkatan dan perbaikan.
Perubahan utama adalah dengan adanya Swing yang merupakan teknologi GUI (Graphical User Interface) yang mampu menghasilkan Window yang portabel. Dan pada tahun 1998-1999 lahirlah teknologi J2EE (Java 2 Enterprize Edition), yang berbasis J2SE (Java 2 Standart Edition) yang diawali dengan Servlet dan EJB kemudian diikuti JSP(Java Server Page). Java menjadi lebih cepat populer di lingkungan Server Side dikarenakan kelebihannya di lingkungan Network dan terdistribusi serta kemampuan multithreading. Sedangkan J2ME (Java 2 Micro Edition) dapat menghasilkan aplikasi mobile atau Handphone baik games maupun Software yang dapat dijalankan di peralatan Handphone seperti Symbian dan Java.

Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995. Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.

Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Pendidikan mengenai Java itu sendiri hingga kini masih jarang yang secara terbuka mengajarkan tentang bagaimana Java itu sendiri, bagaimana Java dapat dipelajari secara gratis. dan hingga saat ini situs web yang masih setia mengajarkan Java secara gratis masih hanya berkutat pada javacode-x.blogspot.com Java.

(referensi: Wikipedia, Fajar Nur Cahyo)
Read More...

Search


Categories

Viewer

Popular Posts